Get Gifs at CodemySpace.com

Rabu, 19 Oktober 2011

refleksi untuk sahabt

itu hanya refleksi dari hati saya saja.
toh di dunia ini memang banyak macam sahabat yang mengecewakan kita.
anda pasti juga pernah mengalaminya.
dikhianati oleh seorang sahabat.
namun pernahkah kita sadar, kita juga berpotensi menjadi dia? menjadi pengkhianat.
saya pun sekarang sedang kehilangan sahabat, karna dia tidak suka jalan pikiran saya menjadi mualaf.
ada pula karena saya yang menyakiti mereka.
bukti konkrit kadang dalam suatu masalah kita butuh instropeksi.
benar atau salah hanya status.
tapi alangkah bijaknya bila kita pun mampu berpikir dari sisi dia.
mungkin dia bajingan, pengkhianat, gak tau malu, pecundang, egois, gak tahu diuntung, mata duitan, dan jahat.
itu adalah perefleksian kita terhadap apa yang tampak dari dia di depan mata kita.
pernahkah kita mencoba berbicara lagi padanya?
aku pun mencoba berbicara lagi pada mereka yang kusakiti dan menyakitiku.
beri waktu dia bicara apapun tentang pikirannya.
dan kluarkan apa saja uneg-unegmu tentang dia.
bukan kata MAAF yang dicari.
toh kata tulus itu akan meluncur dari bibir yang merasa bersalah..
itu pun bila masih punya hati nurani..
tak ada yang tak ada yang benar..
walaupun kita berkoar-koar dan meminta pendapat dari orang lain, namun kalau tak ada obrolan lagi di antara sahabat yang merasa terluka dengan sahabat yang didakwa pengkhianat, tak akan selesai dan jelas akhir dari keruwetan ini.
karena benar dan salah tak dapat dinilai dari 1 sisi saja.
semoga Allah selalu menyertai mas Aan.. sabar ya mas.. dan belajar berpikir dewasa, karna menurutku berpikir dewasa tak pandang usia, dan bukan maksud men-judge anda tidak dwasa, toh semua orang belajar untuk lebih dewasa.. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

bebas ber komentar